Curhatan (Almarhum) Mertua

(16/08/2020) Almarhum Bapak Amir (mertua) pernah curhat sama saya, salah satu penyesalannya adalah dulu saat kondisi ekonomi keluarga sangat baik, harusnya beliau memahami pentingnya berinvestasi demi menyiapkan pondasi keuangan keluarga secara jangka panjang, baik itu pada aset seperti tanah ataupun memulai bisnis yang meskipun kecil namun bisa dikelola secara berkelanjutan. Seandainya dilakukan, mungkin kondisi ekonomi … Continue reading Curhatan (Almarhum) Mertua

Resensi Buku – Return to Meaning: A Social Science with Something to Say

(10/06/2020) Pada dasarnya, penulis dalam buku ini mencoba mengekspresikan pandangan kritis mereka terhadap industri akademik saat ini, dimana gelombang tuntutan publikasi yang masif justru secara umum menghilangkan makna dari publikasi-riset yang ada. Makna dalam hal ini yaitu dampak riil yang mampu ditimbulkan oleh setiap publikasi berdasarkan riset dengan metode sains. Khususnya pada sains sosial, yang … Continue reading Resensi Buku – Return to Meaning: A Social Science with Something to Say

Merantau: Kesiapan dalam Mendekonstruksi Kepala dan Hati Individu

(31/08/2019) Dulu di Mks, saya sangat geram melihat bagaimana orang-orang di luar sana yang melihat orang Mks seperti orang bar-bar yang kerjanya ricuh. Meskipun hanya karena bentukan media.Setelah dapat kesempatan untuk merasakan tinggal di luar Mks. Saya pelan-pelan sadar, ngapain ngurus pendapat orang tentang Mks? Meskipun isunya sangat sensitif. Ngapain fokus sama hal yang bukan … Continue reading Merantau: Kesiapan dalam Mendekonstruksi Kepala dan Hati Individu

Perkara Bodoh dan Cerdas dalam Berpolitik-Demokrasi

(19/4/2019) Dalam diskusi/perdebatan politik, saya meyakini bahwa orang bodoh (maaf, frontal) pun akan terlihat cerdas jika berada pada posisi yang benar. Sebaliknya, orang cerdas sekalipun akan terlihat bodoh jika berada pada posisi yang salah. Meskipun tentu sulit (hampir mustahil) untuk memastikan pihak mana yang sepenuhnya benar atau sepenuhnya salah. Mungkin itu sebabnya Prof. Franz Magnis-Suseno … Continue reading Perkara Bodoh dan Cerdas dalam Berpolitik-Demokrasi

Teman Hidup, Mama (Ina).

(1/12/2017) Hari ini Mama berulang tahun. Hari ulang tahun ini mungkin momen yang sangat berat untuk Mama, karena dirayakan dengan kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya. Tapi saya termasuk anak yang memiliki keyakinan yang sangat kuat terhadap Mama, terhadap kekuatannya.Jujur saja, sampai saat ini saya masih sangat tidak percaya dengan kondisi Saya sekarang ini. Katanya, … Continue reading Teman Hidup, Mama (Ina).

Istri Saya Berbeda

(5/1/2016) Beberapa saat setelah menyelesaikan ijab qabul dan serangkaian prosesi pernikahan lainnya, terdapat satu air mineral dalam bentuk botol plastik di kamar kami yang hendaknya saya sebagai suami meminumnya, pesan dari para nenek dikeluarga istri melalui istri saya. Menariknya, istri saya justru melarang saya meminumnya dengan menjelaskan bahwa minuman tersebut dibuat dengan segala macam ‘doa … Continue reading Istri Saya Berbeda

Secuil Kisah tentang Prof. Ahmad Amiruddin

(22/3/2014) Hari ini, saya kembali teringat tentang kisah yang di ceritakan oleh dosen saya sewaktu di bangku kuliah dulu, kalau tidak salah di semester IV pada mata kuliah Kepemimpinan. Beliau menceritakan tentang pemimpin yang visioner, dimana dijelaskan bahwa salah satu ciri atau karakteristik seorang pemimpin sejati adalah memiliki visi yang besar.Cerita ini dimulai pada masa … Continue reading Secuil Kisah tentang Prof. Ahmad Amiruddin

Sociopreneurship atau Social Business?

(24/2/2014) Pada masa sekarang ini, terdapat sebuah konsep baru dalam melakukan kegiatan usaha yang disebut dengan sociopreneurship, seperti yang kita bisa pahami dengan sekilas melihat namanya, sangat mirip dengan kata entrepreneurship yang sering kita jumpai. Sociopreneurship lahir sebagai suatu gagasan baru yang mencoba memadukan antara aktivitas ekonomi yang menguntungkan dan sekaligus berkontribusi dalam pengembangan lingkungan sosial yang dalam … Continue reading Sociopreneurship atau Social Business?

Refleksi Seorang (Pemilih) Pemuda

(1/4/2014) Dewasa ini kita begitu banyak melihat pergulatan antara para tokoh-tokoh partai politik yang tanpa jeda saling bersaing dalam merebut ‘simpati’ masyarakat. Elektabilitas partai dan tokoh yang bernaung di dalamnya menjadi sebuah indikator yang dominan dalam mengukur berhasil tidaknya mereka berkompetisi dalam arena politik tersebut.Untuk pemilu pada tahun 2014 sekarang ini, sekitar 186 juta masyarakat … Continue reading Refleksi Seorang (Pemilih) Pemuda

Refleksi Pemilih Pilpres

(8/7/2014) Dear all voters,Besok kita akan melakukan pemilihan presiden. Kita semua sadar bahwa secara politik setiap orang memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan pilihan, yang jujur-jujur saja, juga banyak dikarenakan sebagai bagian dari partai politik, organisasi turunan partai politik, korporasi yang mendukung salah satu calon, komunitas pendukung calon, ataupun pada faktor-faktor eksternal lainnya.Muhammad Yunus dalam bukunya … Continue reading Refleksi Pemilih Pilpres