Secuil Kisah tentang Prof. Ahmad Amiruddin

(22/3/2014) Hari ini, saya kembali teringat tentang kisah yang di ceritakan oleh dosen saya sewaktu di bangku kuliah dulu, kalau tidak salah di semester IV pada mata kuliah Kepemimpinan. Beliau menceritakan tentang pemimpin yang visioner, dimana dijelaskan bahwa salah satu ciri atau karakteristik seorang pemimpin sejati adalah memiliki visi yang besar.

Cerita ini dimulai pada masa 1970an, dimana kampus kita tercinta, Universitas Hasanuddin masih berlokasi di daerah Kandea. Saat itu UNHAS (Universitas Hasanuddin) berada dalam kepemimpinan Prof. Ahmad Amiruddin. Berbeda dengan kondisi sekarang, di masa itu lokasi tamalanrea yang sekarang ini kita ketahui sebagai tempat Universitas terbesar di Indonesia Timur hanyalah sebuah hutan lebat saja, dimana yang bisa kita lihat hanya sebatas semak-belukar, rawa, dan lain sebagainya sebagaimana sebuah hutan yang lebat. Namun berbeda dengan sang rektor (Prof. Amiruddin) pada masa itu, Ia melihatnya tidak sebagai sebuah hutan yang lebat, melainkan sebagai sebuah lokasi atas masa depan pendidikan setidaknya untuk Kawasan Timur Indonesia. Tempat dimana UNHAS sebagai pentolan institusi pendidikan yang ada di Makassar bisa menjadi salah satu Universitas yang terbesar di Indonesia. Oleh sebab itu, ketimbang sebagai sebuah hutan lebat yang luas, beliau lebih melihatnya sebagai sebuah kampus yang besar, yang tentunya hanya bisa tercapai apabila kita mau serius memulai dalam membangun dan menatanya, mulai saat itu juga.

Karena pemimpin yang visioner tidak hanya ditandai dengan memiliki sebuah visi saja, tapi keyakinan yang kuat atas visi itu. Prof. Amiruddin tidak hanya menjelaskan tentang kepemimpinan di ruang-ruang kuliah, diskusi, ataupun forum-forum lainnya. Namun juga memberikan bukti nyata tentang kepemimpinan yang bervisi. Karena pemimpin yang baik adalah yang memberi contoh (panutan) sesuai dengan yang diajarkannya, bukan sekedar memberi tahu atau sebagai pemberi kuliah (ajaran) yang handal. Atau dengan kata lain boleh kita bahasakan dengan “mendidik orang jangan dengan memberi tahu, tapi perlihatkan”.

Tanpa visi besar yang dibarengi oleh keyakinan beliau, sepertinya akan sulit melihat UNHAS sebagaimana yang kita lihat saat ini. Setiap orang bisa saja membangun satu visi yang besar dan mungkin terkadang dianggap diluar dari kemampuannya atau tidak realistis, sehingga tidak banyak orang yang berani (berkeyakinan) untuk memulai visi mereka, secara tahap demi tahap dengan penuh kesabaran dan konsistensi.

Sama halnya dengan UNHAS, yang mana apabila Prof. Amiruddin tidak memulai secara tahap demi tahap, dalam hal ini gedung demi gedung yang di bangun di lokasi hutan yang lebat tersebut, yang tentu saja tidak sedikit mendapat tekanan dan sindiran dari berbagai kalangan karena dianggap ‘gila’ dalam membangun satu-dua gedung di hutan. Namun setelah selesai, satu lokasi tersebut menjadi kampus yang terbesar di Indonesia Timur. Dan di saat itu, barulah kemudian orang-orang sadar bahwa inilah yang selama ini diperjuangkan (visi) oleh sang rektor, yang mereka (kita) telah bisa menikmatinya bersama. Mengutip kata pepatah cina “perjalanan seribu mil selalu dimulai dengan langkah pertama”.

Ah, seandainya saya termasuk orang beruntung yang setidaknya pernah mendapat kesempatan untuk bisa bercengkerama dengan sosok dan ajaran beliau, ketimbang (kebanyakan) hanya mendengar cerita tentang sosok dan ajaran beliau sebagai pemimpin institusi pendidikan ataupun institusi kepemerintahan dari beberapa dosen dan orang-orang lain, khususnya dari Bapak saya (hehe).Apa daya, UNHAS hari ini berduka, beliau telah menghadap ke sang pencipta. Selamat jalan Prof., semoga amal ibadahta’ dijabah olehNya, dan semua keberkahan senantiasa mengikuti kepergianta’. Selamat menikmati tempat terindah yang dijanjikanNya. Salama’ki..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s